Oleh. Muhammad Naufaldi
Jika hujan, tidak datang pada november
Mungkin rasa ini tetap diujung takdir
Yang menyakitkan dan tak kunjung henti
Kini, waktunya aku menyaksikan hati
Yang telah lama letih
Dan berujung pada perih
Kini, novemberku penuh hujan
Yang membasahi hati kejiwaan
Tuas hati yang kini terbuka
Namun, menolak siapapun hadir
Sedangkan, hujan masih tetap berada di tempat yang sama
Waktupun mengusir dan mengusikku pada asa
Kini, november
Memberi banyak pelajaran kembali titik nadir
Mendekamkan hati
Memberikan peringatan pada pagi
"Agar pagi, menasehati lagi"
Selamat untuk kebahagiaan hati, lagi-lagi jangan terluka di kamu. Terimakasih