Surat Bahagiaku, Kelak


Oleh Muhammad Naufaldi

Sejarah yang telah berlalu
Ragapun tlah membiru
Semua yang berakhir dengan kata tulusmu
Hanya akan menjadi sebuah janji dikemudian hariku

Tanganku telah kaku
Dingin dalam sebuah rebahku
Yang terakhir dalam wajah tersenyumku
Mengucapkan selamat tinggal diakhir waktumu

Terlewati, aku berjanji akan ada dalam harimu
Berbentuk rasa, dan kehidupan yang abadiku
Secarik kertas-kertas ku bacalah
Rindumu berbalas dan berbahagialah

Tak ada yang mampu bercerita
Selain milikku satu adalah bahagia
Keabadianmu dalam secarik kertas tua
Aku tidak akan pernah melupakanmu
Share:
spacer

No comments:

Post a Comment