Elegi Rindu

source: pixabay

Oleh. Muhammad Naufaldi

Lelahku telah berakhir
Dalam sebuah rasa tak berarti dan terpinggir
Menjamah hati yang telah lama berhenti, menyepi
Terangkak keluar batin menunjukan diri mencari

Memulai dalam kerinduan yang cukup
Menepi jatuh dan menghilang rasa terlungkup
Rengkuh-rengkuh tanganku yang menutup
Tak mampu menjadi sebuah cerita yang terungkap

Elegi menyambut sedikit menenangkan luka hati
Menerpa dengan sejenak kehangatan yang dicari
Terakhir dan mengakhir bukan lagi dalam tabu yang tak bertuan
Seruan-seruang untuk mundur dalam sangkala terompet peperangan

Akankah sebuah detakan jantung merubah alur waktu
Yang tak pernah tahu kapan pemberhentian itu
Rindu yang menjelma dalam riuh doa-doa sepertiga malam
Menjadi saksi keatas dalam lindungan gusti yang hanya diketahui oleh alam
Share:
spacer

No comments:

Post a Comment