Cipt: Muhammad Naufaldi
Potret pagi dingin
Memberi sebuah keinginan
Dalam peristirahat yang lama
Akan Kesepian
Hujan sampaikan pesan
Akan kerinduan kepada angin
Menghilangkan resah
Dalam pertemuan
Dalam peristirahat yang lama
Akan Kesepian
Hujan sampaikan pesan
Akan kerinduan kepada angin
Menghilangkan resah
Dalam pertemuan
Tulisan puisiku
Yang terbisikan dalam diam
Yang terbisikan dalam diam
Sudahkah kau membacanya
Dibalik awan-awan itu
Sebuah rindu
Yang tidak menghilang
Lekat seperti awan putih yang tertempel di langit biru
Halus seperti diam tak berkata sepatah pun
Halus seperti diam tak berkata sepatah pun
Sudah mengijak tahun ke-5
Dalam aksara menemaniku
Dalam aksara menemaniku
Hingga akhirnya waktu menyimpanku
Mempertemukanku dengan seseorang
Agar kicau rindu segera terobati
Mempertemukanku dengan seseorang
Agar kicau rindu segera terobati
No comments:
Post a Comment