Aku pernah dibuat oleh istimewa (bukan hanya kotanya). Namun, dia memberikanku
kenang-kenangan dengan secarik kertas berisikan "Handwritting" namaku dengan
embel-embel penulisan creditnya menggunakan kata "cantik". Aku masih ingat
ketika itu malam, disebuah angkringan yang sering dibuat nongki anak
UGM. Aku lupa namun tepat itu berada disekitaran jalan kaliurang pokoknya.
Ya, semoga aja si doi ini (sahabatku) selalu sehat dan dalam lindungan Gusti.
Namun, kota itu masih dalam gelap malam dalam keriuhannya. Ah, berharap
saja dia tidak melupakanku.
Kami sering bertemu dan berdiskusi tentang banyak hal, bahkan kisah-kisah Romeo dan Juliet atau apapun itu. Yah, dia memang sangat tangguh gadis rupawan yang tinggal di Kota berplat R-nya. Terkenal dengan gadis-gadis cantik katanya.
Dan kamipun tak pernah lupa kenapa bertemu?
Bertemu karena hal sepele dan kenekatan yang waktu itu membuat berhasil
bertemu di sebuah kota kecil yang lumayan luas jangkauannya lebih tepatnya Kota Yogyakarta. Kita tahu apabila rencana untuk pergi kadang tidak kesampean jadi, maka
kuputuskan nekat pergi.
Kota yang riuh, selokan mataram yang panjang mengeliling kota. Ah
sudahkah rindu dengan kota itu. Yah aku benar-benar rindu dengan kota-nya yang selalu memberikan kenangan-kenangan membekas dalam hari-hariku, hinggaku mengenalnya dari suatu forum menjadi dekat dengan dia adalah kenangan paling membekas. Mungkin begitu pikirku, benarkan, rah ?
Ini bukan lagi rasa cinta yang kubahas namun rasa kasih sayang sebagai
sahabat itu benar adanya. Kami memiliki beberapa hal sama dalam
keanehan-keanehan itu, dan aku benar benar bersyukur mengenalnya waktu
itu
Seorang gadis dri plat R yang tak pernahku lupa senyum dan tawanya. Tak inginku lupa dengan sambutan kota itu, selalu dengan kejutan-kejutan baru tak membosankan hati ini untuk ingi berkunjung kesana. mungkin menemui-mu lagi ? ya, kenapa tidak kuharapkan waktu dan ruang memberikan keleluasaan kepada kita wahai sahabatku.

Bagus kak
ReplyDelete