Secarik Rasa Yang Hilang

Cipt: Muhammad Naufaldi

Sebuah renungan dalam rasa
Banyak, asa yang tak terbatas
Melukai, setiap hati yang tak bersalah
Inikah sebuah arti komitmen?

Hilangkan rasa setiap manusia ?
Tuhan tak pernah menghilangkan rasa.
Hanya membolak-balikan hati
Untuk memberimu sebuah evaluasi diri

Begitukah, suasana riuh ini?
Kunikmati, dudukku berdetak saja jantungku
Menunggumu dalam raga yang setengah hilang
Seperti, rasa yang tak kunjung pulih

Akankah, kau menjadi seperti itu ?
Tak tahu malu
Secarik kertas ini kutuliskan segera
Dalam komitmenmu yang berupaya mendapatkanku

Dalam setiap malam
Ku sempatkan memohon pada Gusti
Agar, segerakan aku mendapatkan kepastian itu
seperti dia dan mereka
Yang mempertanggung jawabkan itu
Hanya untuk satu wanita




Share:
spacer

No comments:

Post a Comment