Asmaraloka


Oleh. Muhammad Naufaldi

Dalam haluan angin, suara burung berkicauan
Merdu dalam, senandung rindu keinginan
Keinginan bertemu dalam sukmaku menuntun
Mencari sebuah muara untuk bertemu dalam balut kerinduan

Masa-masa yang semakin pagi, memanjakan dengan kesejukan dalam hati
Memantik rasa, memeluku dalam kalbu yang akan terbit kembali
Sebuah bahtera hati, yang tlah lama menanti
Untuk berlabuh, dan membawamu pergi

Semakin pagi rasa ini terjaga, semakin rindu tak mampu tersampaikan
Suara riuh malam yang bertabur bintang menghiasi perasaan
Dekapan alam, hangat menyapaku dengan fajarnya yang hangat menyongsong diufuk timur, dan berteman embun
Yang tipis menyeka dedaunan, dan menyelimuti hati dengan ketenangan

Tiba kembali hujan menyeka, dan pagi sedikit muram oleh kerinduan
Antara langit dan bumi yang juga sama memadu kasihnya, diantara hening pagi hari memunculkan ketenangan
Ahh, alam selalu membuatku cemburu..
Dengan dekapannya yang erat memelukku hangat didinginnya pagi.


Share:
spacer

No comments:

Post a Comment