Sudut Rasa Memburu


Oleh Muhammad Naufaldi

Tiada rasa menyesal dalam diri
Memilikimu, intan mahkota hati
Yang sinar pancarnya tak pernah berhenti
Memilikiku, memeluk hangat hati

Ruang yang hampa, tak berpuan
Apakah sejatinya milikku adalah dirimu ? Atau hanya hembusan angin ?
Sudut rasa yang tlah lama tak mempermainkan perasaan
Sekarang, memburu untuk mencari tujuan dan jawaban

Menagih dan menghajarku diruang bicara
Seyumanmu, yang telah meluluhkan rasa
Dalam dekapan cerita virtual, merajut takjubku saja
Memantik hati, yang t'lah lama purna

Ampuni-ku sudut rasa, jangan memburuku dalam asa
Gambaran hati ini yang tak lagi ingin menyesal, menyekatku dalam tidur raga
Mendekam dalam rasa hampa, yang tak berujung oleh rasa
Memburuku kembali, menyeringai intuisi dan rasa

Share:
spacer

No comments:

Post a Comment