Apa yang kalian pikirkan sih tentang
perjalanan?? Ini sebuah cerita yang tidak terlalu istimewa untuk orang-orang
saat ini, tetapi bagiku sangan berkesan pada umur yang sangat belia bersama
keluarga melakukan perjalanan yang sangat rutin, hingga disusuri semua pantai
dan beberapa gunung. Sebenarnya yang
kutulis ini adalah rasa rindu yang sempat hilang dari ingatan. Sempat beberapa
kali melihat “Google Drive” penyimpanan yang penuh, hinggaku berniat menghapus
dan melihat file-file lama yang tak pernah kubuka ternyata masih ada didalam
itu. Sebelumnya terimakasih Google! Hehehe.
Ketika itu aku berumur 12 tahun, dan yah
mungkin itu adalah masa dimana anak-anak sekolah dan bermain sewajarnya
mempunyai pengalaman bersama teman-teman dalam lingkungannya. Namun, aku ini
merasa beruntuk ketika bisa “travelling” ke tempat-tempat yang mungkin bisa
dibilang jarang didatangi anak-anak berumur masih belia dan beruntung pada masa
itu. Mungkin dulu aku adalah salah satu “Nek
dikon foto kok mesti wegah” , kata ibukku waktu itu dan memang aku adalah
anak yang tidak suka sekali difoto namun malah menjadi suka dengan dunia
fotografi saat ini. Anehnya, aku waktu itu merasakan exited dengan namanya “Gunung
Bromo” itu akhirnya aku mau saja berfoto dan menikmati keindahan alam dan disitulah aku pertama mengenal alam yang
lebih megah ciptaan Gusti dibumi yang menabjubkan. Dengan rasa syukur dengan
foto itu dibelakangnya ada Puncak Mahameru (sebutan puncak legenda) yaitu
Gunung Semeru yang tertinggi di Pulau Jawa dengan gagah selain Gunung Merapi
dan Sumbing yang juga memiliki kegagahan serta megahnya. Aku-akui dan visual
gambarnya dua gunung ini (Bromo dan Semeru) membuatku tabjub akan keindahannya,
dan mungkin dengan rasa syukur sekali lagi atas kuasa-Nya waktu itu aku bisa
melihat dua gunung yang megah nan indah.
Dengan penuh perjuangan yang saat itu lucu,
jadi sebelum naik ke tempat Gardu Pandang lebih tepatnya. Sampailah aku dan
keluarga waktu itu sekitar jam 2-3 pagi, dimana waktu itu baru pertama kali
namanya aku naik gunung dengan suhu yang lumayan dingin. Menjelang pagi aku
masih ingat sekali, aku tertidur di dekat jendela yang itu pastinya dingin dan
yang pasti aku merasakan masuk angina kemudian. Hebatnya, aku masih bisa
melaksanakan ibadah sholat shubuh dengan air yang sangat dingin, lantai keramik
yang luar biasa dingin seperti es. Dan itu adalah pengalaman yang memang lucu
dimana matahari mulai muncul dan terbit dengan senyuman-senyuman penduduk yang
ramah menyambut kami, aku tak ingin turun dari mobil karena merasakan badan
yang sudah tidak membaik alias masuk angin.
Hingga akhirnya,
“Bangun, mas sarapan dulu” kata, ayah waktu itu
“Badan mas enggak enak yah ini” jawabku
“Lah, liburan malah masuk angin. Yaudah turun
dan makan dulu makan sarapan mie rebus itu udah dibelikan dan dimasakin siapa
tau enakan badannya?”
Dan terpaksa turun, karena memang lapar
sebenarnya. Aku merasakan keajaiban disini, aku makan tidak sampai 2 sendok
makan badanku yang awalnya terasa tidak enak menjadi lebih mendingan dan pulih
secara cepat. Bahkan, nafsu makanku tidak berkurang sedikitpun hinggaku makan
dan habiskan semuanya mulailah perjalanan menuju gardu pandang. Dan disambut
oleh dua gunung megah yang bersih tanpa kabut dan ditemani cahaya hangat dari
matahari yang tak mau mengalahnya dengan dua gunung itu. Hanya beberapa jam
berada di tempat tersebut pada akhirnya kami melanjutkan perjalan pulang.
Banyak yang kupikirkan waktu dulu hingga saat
ini. Jujur aku rindu dengan provinsi-nya. Walaupun kota-nya terkadang sangat
panas menyengat aku rindu akan semua hal. Bahkan, semua hal itu masih saja
membekas dan aku benar-benar bersyukur bisa merasakan pengalaman yang mungkin
bisa saja itu hanya sekali saja. Namun, harapanku adalah tetap alam ini kita
jaga bersama dan lindungi bersama selain anak cucu kita yang akan menikmati itu
kelak. Mungkin saja kita juga bisa kesana dengan kerinduan yang aku rasakan
saat ini. Dan semoga aku dan kalian bisa dapat menyambangi dua gunung ini.
Aamiin!
12 tahun wah berapa tahun tak menginjakkan kaki lagi untuk ke sana?
ReplyDeleteyah lumayan sekitar 8 tahunan yang lalu.
Delete