Cipt. Muhammad Naufaldi
Dikala pagi, matahari ingin cepat-cepat terbit
Namun, dalam hening mata masih saja belum menghipit
Memikirkan bayang-banya yang tak pernah mampu kucapai
Rasa yang ingin terucap, namun tak mampu sampai
Rasa yang ingin terucap, namun tak mampu sampai
Ah, cinta lagi
Puisi dini hari, cerita dan rangkaian ini
Bak, Tak kunjung usai penantian-mu
Puisi dini hari, cerita dan rangkaian ini
Bak, Tak kunjung usai penantian-mu
Jika aku meminta ijin untuk menanti-mu
Mungkin, Gusti mempertemukan-mu
Adalah salah satu cara agar tercipta rasa dihidupku
Menjelma sedikit kebahagian yang perlahan masuk kebenakku
Menjadi sebuah nada yang selalu ada dialam pikirku
Mungkin, Gusti mempertemukan-mu
Adalah salah satu cara agar tercipta rasa dihidupku
Menjelma sedikit kebahagian yang perlahan masuk kebenakku
Menjadi sebuah nada yang selalu ada dialam pikirku
Puisi dini hari
Tidak akan pernah berakhir
Dalam rasa yang meyakinkan
Aku akan medoakanmu riuh disini dalam pelukan alam
Tidak akan pernah berakhir
Dalam rasa yang meyakinkan
Aku akan medoakanmu riuh disini dalam pelukan alam

No comments:
Post a Comment