Puisi Dini Hari: "Doaku Riuh"


Cipt. Muhammad Naufaldi

Dikala pagi, matahari ingin cepat-cepat terbit
Namun, dalam hening mata masih saja belum menghipit
Memikirkan bayang-banya yang tak pernah mampu kucapai
Rasa yang ingin terucap, namun tak mampu sampai

Ah, cinta lagi
Puisi dini hari, cerita dan rangkaian ini
Bak, Tak kunjung usai penantian-mu
Jika aku meminta ijin untuk menanti-mu

Mungkin, Gusti mempertemukan-mu
Adalah salah satu cara agar tercipta rasa dihidupku
Menjelma sedikit kebahagian yang perlahan masuk kebenakku
Menjadi sebuah nada yang selalu ada dialam pikirku

Puisi dini hari
Tidak akan pernah berakhir
Dalam rasa yang meyakinkan
Aku akan medoakanmu riuh disini dalam pelukan alam


Share:
spacer

No comments:

Post a Comment