Puisi Dini Hari: Teruntuk Dini



Oleh. Muhammad Naufaldi

Jangankan berpaling menatap langit
Masih saja dalam pijakan bumi dan halusnya rumput
Dini, yang masih berada disana
Dengan senyum manisnya

Mempersiapkan kehangatan
Untuk seseorang yang diinginkan
Mencari dalam renungan doa
Riuh, tak terbatas saja

Lagu-lagu dinyanyikan
Fajar akan jadi saksinya
Lelah dalam pencariannya
Yang tak usai kegelapan

Dini,
Hangat bibirmu, tenang
Menenangkan setenang air mengalir
Hingga, diam-diam penantian terlampaui

Bertemu, dalam keindahan hari
Berulang, dan tak pernah membosankan
Beriku sebuah makna dalam hidup ini
Tak akan pernah, menangis
Dalam tegar yang kuat

Selamat Pagi

Magelang, 11 April 2020

.
Share:
spacer

No comments:

Post a Comment