Gara-Gara Perjuangan Aku Menulis Puisi


 
Kepada semua insan yang berjuang, untukku dan kita semua.
Oleh. Muhammad Naufaldi

Pertarungan raga menjadi pertanda
Pertarungan otak menjadi sengitnya laga
Agni dalam hati tak akan pernah padam
Dan angkara yang lama kian memadam

Tungku, yang berisi bara
Membakar arang yang dimakan habis olehnya
Semua tak bersisa hanya abu yang menandakan
Ruang singgahku ini hanya sementara, kebetulan

Harga martabat, hak dan keadilan menjadi tenar
Menggenggam kami untuk mencari benar
Supaya bicara halus kami keras terdengar
Kepada beliau yang duduk diatas kursi yang mendengkur

Usang, usang dan usang
Kursi yang berganti, hanyalah eksistensi diri. Apakah ini benar ?
Atau salah kami meminta keadilan dan kebenaran ini ?
Semua sama dipandangan tuhan kita manusia
Semoga, segera kerjakan amanah dan tuntaskan keinginan kami
spacer

Puisi Dini Hari: Teruntuk Dini



Oleh. Muhammad Naufaldi

Jangankan berpaling menatap langit
Masih saja dalam pijakan bumi dan halusnya rumput
Dini, yang masih berada disana
Dengan senyum manisnya

Mempersiapkan kehangatan
Untuk seseorang yang diinginkan
Mencari dalam renungan doa
Riuh, tak terbatas saja

Lagu-lagu dinyanyikan
Fajar akan jadi saksinya
Lelah dalam pencariannya
Yang tak usai kegelapan

Dini,
Hangat bibirmu, tenang
Menenangkan setenang air mengalir
Hingga, diam-diam penantian terlampaui

Bertemu, dalam keindahan hari
Berulang, dan tak pernah membosankan
Beriku sebuah makna dalam hidup ini
Tak akan pernah, menangis
Dalam tegar yang kuat

Selamat Pagi

Magelang, 11 April 2020

.
spacer

Bulan 4 Hari ke-3


Cipt. Muhammad Naufaldi

Yang kuketahui ini akan spesial
Hari yang tak sekedar berlalu melawan diri
Setiap raga itu akan selalu memiliki keindahan
Cerita yang tidak sedikit dalam esok pagi

Ketika usia bertambah
Doaku adalah yang terbaik kepadamu
Yang terbaik, menjadi doaku dalam perjalananmu kelak
Hingga, pagi nanti kau baca puisi ini

Selamat, atas bertambah usiamu
Akankah ini menjadi sebuah puisi yang spesial
Atau hanya sekedar cerita tak arti untuk nanti
Namun, tetap ini menjadikanmu istimewa

Untukmu yang sekarang sedang berbahagia
Tebarkan kebahagiaanmu, kepada orang lain
Sebarkan, setiap senyumu esok hari ini
Maaf, jika puisiku ini tak terlalu istimewa

Kuucapkan selamat ulang tahun kepada-mu.
spacer

Sebuah Aksara Kecil

Cipt. Muhammad Naufaldi

Ada waktu yang tak berhenti
Menuntut mengejar hati yang kembali
Dalam naungan panas mentari menyengat
Memberiku dahaga, namun kau hadir memberi air sedikit

Nanti, akan hadirmu dihatiku
Alangkah mimpimu tak kunjung bertemu
Cari aku yang kau butuhkan
Akanku menanti dalam alam yang berpelukan

Menjaga setiap langkah
Agar tetap sejajar bersamamu nan indah
Lingkar alam yang memeluku dan memelukmu
Itu akan menjadi saksi

Saksi bisu, yang paling diagungkan
Tak pernah berdusta, karena ia takut gusti
Alam yang memohonmu disampingku, sahabat
Agar setiap rindumu, hari tuamu tetap bersamaku
spacer