Oleh Muhammad Naufaldi
Secarik larik tak purna
Menyisakan hening akan ada
Menjelma, penghebusan halus udara
Lembut, merasuk kesukma
Sepi
Hingga raga membangkitkan diri
Meringankan pikiran ini
Ditengah muramnya hari
Ditengah muramnya hari
Belum juga terbit surya
Rasa, ini sesakan semua raga
Menjulur hingga paru-paru
Yang tak lagi menjelma, bersahabat dengan rasaku
Yang tak lagi menjelma, bersahabat dengan rasaku
Sepi
Selagi, aku masih dalam riuh kota ini
Akankah, bertemu ditengah lamunan ini
Ringan, tak berbatas ditengah sekerumunan rasa sepi
No comments:
Post a Comment