Riangmu Adalah Bahagiaku


Oleh Muhammad Naufaldi

Dalam riuh hujan, dengan air yang menyeka
Memeluku hangat, dalam rasa yang hampa
Menatap mega dengan muramnya, menyapa
Apakah ini rasaku yang remuk di dalam masa?

Yang setiap malam hadir, kini mulai henti
Terkadang riuh tawa, menjadi hampa sepi
Banyak rindu yang menguap, bersama sudut kamar ini
Dalam hening, kau mampu membuat kegundahan dalam diri

Membuatku, ingin memilikimu
Namun, aku tak mampu
Dalam diri, tiada sesal diriku
Karena, memilikimu adalah sebuah cerita rahasia milik-ku
Share:
spacer

2 comments: