Puisi Dini Hari: Ti Amor


Oleh. Muhammad Naufaldi

Ti Amare

Jika saja pagiku, harus berpangku dengan puisi ini
Mungkin langit akan selalu tersenyum, melihat dan riuh berdoa kepada gusti
Dibalut rasa riang, membuatku tak pernah menyesal memiliki-mu, puan.

-Torre pendente

Menusuk rasuk cuaca putih basah dan dingin
Sunyi kepada malam, aku ingin berpesan.
Lirih dalam dasar hati, bergemalah isi hatiku
Getaran jantung yang melambat dengan desis halus angin yang laju

Membawa pesan, tertiup bergulung menuju penjuru kota
Menghantarkan sajak puisi dari dalam hatiku bermula
Berujung pada jalan bersimpang, terbuatnya rencana
Bertemu disudut Torre Pendente yang menjadi saksi kita

spacer

New Normal, Communication, and Public Relation


Oleh. Muhammad Naufaldi

Siapa sih yang enggak tahu tentang kebijakan "New Normal"?

Semua orang pasti mengetahui hal tersebut, karena kebijakan ini baru saja muncul dan berkembang di masyarakat. So, definisi "New Normal" adalah skenario mempercepat penanganan COVID-19 dalam aspek kesehatan, sosial-ekonomi. Dimana Pemerintah Indonesia telah mengumumkan beberapa waktu lalu untuk rencana yang ingin diimplementasikan di masyarakat.

Namun, melihat keadaan masyarakat yang bermunculan tlah membuktikan apakah new normal ini bisa berjalan lancar begitu saja ? Melihat, krisis ego terjadi di masyarakat. Melalui beberapa sumber terlihat begitu meyakinkan pergerakan new normal untuk diimplementasikan, tetapi melihat hanya akan diterapkan serentak pada daerah-daerah yang memiliki persyaratan yang cukup maka hal tersebut bisa diimplementasikan didaerah.

Dalam beberapa teori komunikasi, hal ini sangat bisa terjadi kesalah-pengartian dalam memahami "New Normal" ini. Karena miskomunikasi bisa terjadi bersamaan dengan perkembangan teknologi dan perkembangan komunikasi yang ada, bagaimana komunikasi bisa merubah mindset seseorang untuk tetap melakukan lebih banyak kegiatan dirumah? Dengan itu juga Pemerintah benar membutuhkan "Strategi Komunikasi Baru" agar bisa mencapai pada masyarakat yang lebih dalam lagi, dilain sisi terbantu dalam kesadaran diri dan masyarakatnya.

Strategi Komunikasi Digital dan Komunikasi Krisis bisa menjadi salah satu hal dalam membentuk gerakan sosial dimasyarakat yang sadar akan pentingnya mengikuti anjuran penyedia informasi yaitu pemerintah. Mengapa begitu ? Karena dilain sisi digital era sangatlah mudah digunakan dan tidak berbatas oleh ruang, waktu dan jarak, setiap individu bisa saja memiliki begitu banyak platform sebagai user untuk bisa mencari informasi-informasi yang dibutuhkan terkait hal yang terjadi pada saat ini. Ditambah dengan adanya komunikasi krisis yang mana saat ini sangat penting karena data-data yang dipaparkan dan apa yang disampaikan oleh pemerintah menjadi bentuk kepercayaan public atau masyarakat kepada pemerintah. Bahkan dalam komunikasi krisis ini memiliki prinsip yang sangat diperhatikan dan tidak boleh dilewatkan, dan saat ini pemerintah sudah melaksanakannya.

Saat ini Muncul begitu banyak media baru seperti youtube, twitter, dan bermacam-macam banyak sekali. Begitu banyak manfaat dari media baru, jika humas mengembangkan hal ini berdampak kepada transparansi di masyarakat, meningkatkan keefektivan dan efisiensi pelayanan, hingga polling untuk membuat kebijakan dengan pelibatan masyarakat dalam memberi masukan. Ini merupakan bentuk kebutuhan masyarakat saat ini, informasi yang pasti harus benar-benar diberikan secara jelas dan tranparan.

Penggunaan-penggunaan media baru ini bisa digunakan untuk lebih gencar dalam menyampaikan informasi yang tranparan dan jujur. Dengan Kehadiran baru ini pada kebijakan "New Normal" harus dibantu oleh kesadaran masyarakatnya dahulu, jika saja hanya satu daerah maka akan tetap saja perkembangan dan penularan COVID-19 tidak terputus .

Semakin tinggi kesadaran masyarakat, dan informasi yang transparansi membuat masyarakat mempercayai pemerintah. Kunci keberhasilan berada pada kepercayaan publik kepada pemerintah, dan new normal bisa menjadi solusi jika hal ini terjadi.

Semoga yang sedikit ini bermafaat, opini yang tidak seberapa ini. Penulis memohon maaf apabila ada kesalahan dalam kepenulisan, silahkan komentar dibawah.
spacer

Asmaraloka


Oleh. Muhammad Naufaldi

Dalam haluan angin, suara burung berkicauan
Merdu dalam, senandung rindu keinginan
Keinginan bertemu dalam sukmaku menuntun
Mencari sebuah muara untuk bertemu dalam balut kerinduan

Masa-masa yang semakin pagi, memanjakan dengan kesejukan dalam hati
Memantik rasa, memeluku dalam kalbu yang akan terbit kembali
Sebuah bahtera hati, yang tlah lama menanti
Untuk berlabuh, dan membawamu pergi

Semakin pagi rasa ini terjaga, semakin rindu tak mampu tersampaikan
Suara riuh malam yang bertabur bintang menghiasi perasaan
Dekapan alam, hangat menyapaku dengan fajarnya yang hangat menyongsong diufuk timur, dan berteman embun
Yang tipis menyeka dedaunan, dan menyelimuti hati dengan ketenangan

Tiba kembali hujan menyeka, dan pagi sedikit muram oleh kerinduan
Antara langit dan bumi yang juga sama memadu kasihnya, diantara hening pagi hari memunculkan ketenangan
Ahh, alam selalu membuatku cemburu..
Dengan dekapannya yang erat memelukku hangat didinginnya pagi.


spacer

Sudut Rasa Memburu


Oleh Muhammad Naufaldi

Tiada rasa menyesal dalam diri
Memilikimu, intan mahkota hati
Yang sinar pancarnya tak pernah berhenti
Memilikiku, memeluk hangat hati

Ruang yang hampa, tak berpuan
Apakah sejatinya milikku adalah dirimu ? Atau hanya hembusan angin ?
Sudut rasa yang tlah lama tak mempermainkan perasaan
Sekarang, memburu untuk mencari tujuan dan jawaban

Menagih dan menghajarku diruang bicara
Seyumanmu, yang telah meluluhkan rasa
Dalam dekapan cerita virtual, merajut takjubku saja
Memantik hati, yang t'lah lama purna

Ampuni-ku sudut rasa, jangan memburuku dalam asa
Gambaran hati ini yang tak lagi ingin menyesal, menyekatku dalam tidur raga
Mendekam dalam rasa hampa, yang tak berujung oleh rasa
Memburuku kembali, menyeringai intuisi dan rasa

spacer

Riangmu Adalah Bahagiaku


Oleh Muhammad Naufaldi

Dalam riuh hujan, dengan air yang menyeka
Memeluku hangat, dalam rasa yang hampa
Menatap mega dengan muramnya, menyapa
Apakah ini rasaku yang remuk di dalam masa?

Yang setiap malam hadir, kini mulai henti
Terkadang riuh tawa, menjadi hampa sepi
Banyak rindu yang menguap, bersama sudut kamar ini
Dalam hening, kau mampu membuat kegundahan dalam diri

Membuatku, ingin memilikimu
Namun, aku tak mampu
Dalam diri, tiada sesal diriku
Karena, memilikimu adalah sebuah cerita rahasia milik-ku
spacer