Masih dalam pelukan alam ini
Kulihat udara yang semakin tipis
Awan-awan mengelilingiku
Menyapaku sebelum petang
Kulihat disisi sana
Mentari yang menua bersama jingganya langit
Tak, segan ku ikut menyapa
Bukit-bukit dan gunung beserta sawah yang terbetang
Tak mampuku khianati
Indah sekali ciptaan-Mu Gusti
Seakan kebahagiaan, melihat ini
Setelah kesedihan yang tak kunjung hilang
Akankah alam akan bahagia
Segala yang ada di langit
Segala yang ada di bumi
Kau sapa aku, insan yang biasa-biasa saja
Alamku, cinta sekali
Rindu, akan menyelimutiku seperti awan
Menyerupai senyumanmu yang akan memberiku ketenangan
Hingga, aku tak mampu melihatmu lagi
Maafkan daku alam
Sebagai manusia yang belum mampu
Menyadarkan mereka, yang serakah
Menghancurkan hatimu secara perlahan
Hingga kau sekarat
Kusampaikan pesan ini melalui puisi ini, pesan yang akan terbawa angin dan berjalan.

Bagus banget puisinya, jd terinspirasi untuk membuat puisi. Sungguh keren
ReplyDeleteAku suka banget konsep puisi ini , kata-katanya paling ngena ke hati , sukses terus ya kak:)
ReplyDeleteBagus bgt, semngt terus untuk membuat karya2 baru
ReplyDeleteMenginspirasi bngt bngttt, meski sedikit sulit di mengertii, makin sukses k!!!
ReplyDelete