Cipt. Muhammad Naufaldi
Ketenangan?
Banyak celah dalam laluan hari
Renung, dalam bebas jemari
Kulihat lagi hujan bersama puan
Menciptakan, aksara-aksara
Yang belum sempat dikatakan waktu itu
Aku sampaikan tulisan kepadamu
Tenang hadir dalam tatapan lembut mata
Indahnya lautan
Derasnya hujan
Memaknai ketenangan
Alam yang memeluk tak melepas dekapan-nya
Tenang..
Hadir dalam rangkaian sesaji
Yang tak segan memberiku harum semerbak
Secangkir kopi, puisi, dan hadiah alam ini




