Langit dan Lautan


Oleh. Muhammad Naufaldi

Karang nan megah kuat.
Memandangi biru-biru bebercak putih awan dilangit
Ada harapan yang membuat diri kuat
Yaitu sebuah kerinduan yang tak kunjung dapat

Benak karang telah kuat, ingatan tentang langit
Terus memandangi, siang malam tak kunjung tepat
Gusti, melihat karang berjuang
Dalam riuhnya semilir angin, pesan itu datang

Mata hati yang berkilau kilap berlian
Selalu menggoda hanya untuk di maling oleh tangan tak bertanggung jawab
Menyisakan, kembali rasa pedih dan letih
Dalam penantian yang tak pernah temu titik ujung

Laksana langit berkata rindu, karang tahu tak mampu mendapatinya
Namun, Gusti tahu bahwa Karang berjuang keras untuk mencapai langit
Tak ada satupun yang mampu mendapatkan itu, tetapi Gustilah yang menepati
Hubungan kesetiaan tiada tara, bukan jarak dan problematika tanpa penyelesaian
Share:
spacer

1 comment: